London,Paris,Amsterdam and Essen (Europe Trip – Part 2)

Day 3, Jan 21,2015 – Last Day In London

Hari ke 2 bagi kami para istri dan anak berjalan-jalan kembali,dan kamk hanya di beri waktu kembali ke hotel jam 5 sore maksimal untuk mengejar Train kami ke Paris oleh para suami kami. Ini sudah kedua kalinya bagi saya ke tempat-trempat ini, tapi karena Neng kayla belum pernah dan Istri dari kolega suami juga,jadi mari kembali menapak tilas London kota yang jujur sayapun senang bisa kembali kesini kembali.

Di mulai dari Westminster Abbey, mungkin ada sebagian yang aneh dengan jilbab saya yang syar’i saya malah ke Gereja, well since ini sudah jadi musuem dan yang saya tau boleh masuk selama sudah jadi musem seperti layakanya ketika orang non muslim ke Masjid biru di Turkey.then kita continue ke  Beatles shop setelah makan siang kami. Di sebelahnya adalah Sherlock Holmes, saya termasuk fans dari tokoh ini dan tentunya Harrods.

WestminterSetelah puas puter – puter sana sini,beli – beli sedikit oleh oleh, langsung kembali ke hotel jam 15:00 waktu sana,siap – siap packing,check out and ready to London St Pancras International by Taxi, nah ini untuk pertama kalinya saya menggunakan taxi ketika travelling, biasanya saya tidak mau seperti yang saya tulis diatas saya selalu menggunakan transportasi umum yang tidak ada di sini tidak ada  baca : kenyamanan dan rasa aman. Dengan alibi saat kita check out adalah jam keluar kanto,takut traffic jam,bawa anak – anak dan tentunya takut telat kata para suami. for catching the Eurostar Train for heading to Paris.

Alhasil karena jarak tidak terlalu jauh, jam 17:45-an kami tiba di London St. Pancras. Saya pilih naik kereta ini karena saya ingin mencoba kereta dibawah laut untuk menyebrang ke negara Paris dibanding naik pesawat. untuk harga beda tipis dengan peswat tapi karena mau pengalaman yang jarang-jarang ini. sengaja saya setting perjalanan ke negara berikutnya dengan Kereta ini.

 

Eurostar

23;10 tiba di Paris Gare Du Nord, Hotel sudah siap saya booking dari Jakarta. Saya pilih yang tidak terlalu jauh dari stasiun ini, yang lumayan bagus dan nyaman. Only 5 minutes walk from Gare du Nord station. Maison Du Pre Hotel Paris, Hotel berbintang 3,small hotel tapi cukup nyaman untuk stay 1 malam di Kota ini. Pengalaman pertama ketemu lift yang ditulis 3 max person.

IMG_4758 Lucu, baru kali ini harus ganti-gantian pake liftnya, really it was small elevator ;). See, cuma bisa masuk si ayah n Kayla dulu, baru bunda dan koper – koper..

 

 

 

 

 

 

 

Paris Hotel

Ini foto penampakan kamar dalam hotelnya,..menurut saya it is enough dengan harga yang masih standrat di Eropa. 1 Double Bed and 1 Single bed, kamar mandi juga oke,clean..

worthed Lah ;))

 

 

 

 

Day 4, Jan 22,2015 – Paris

Morning Paris,…

They said Paris is the City of Love,..But the fact,menurut saya yah,..Kurang ramah pelayanan hotelnya, Petugas informasi di stastiun pun masih kurang ramah menurut saya. Temen saya pernah bilang tidak semua orang di Eropa bisa berbicara Inggris, well Noted for that tapi jadi susah tanya sama pegawainya,..

Ingat pesen temen yang tinggal di German, cari anak kuliahan or orang yang pake baju rapih mostly they can speak english. So, setelah dapat informasi dari petugas tourist dengan sedikit senyum, sedikit english dan bercampur prancis, Here we go,.. By Bus,Our First Destination. jarak yang tidak terlalu jauh kata si mbaknya, jadi kita cobain deh..

1.Gereja sacre coeur and Montmatre, Paris

Gereja yang masih aktif,jadi saya cukup lihat dari luar dan foto-foto viewnya. Oh ya sebelum tiba disini ketika kami turun dari Bus, kita sempat bertanya lokasi pastinya si MontMatre ini, With fluent english dia info ke kita “Please be careful with your things in here OK!,there is a lot of pick pockets in Paris”.

And it is true!,…baru mau naik keatas arah gereja sudah banyak para imigran yang mencoba menipu dan mereka berani langsung ambil tangan kita sekedar memasangkan gelang,..dan tanpa sadara tau-tau tas kita di ambil. Untung temen suami saya agak galak, begitu mereka say something langsung dibalas “No,Thank U! n please let go off your hand please!”. agak sedikit tarik-tarikan memang..aduhh,…gak kebayang ternayta begini kah?? ok lepas dari situ kita lanjut jalan keatas,..senanagnya Salju mulai turun!!,…walau masih kategori sedikit sekali. tapi sebagai oarng yang baru liat salju rasanyaaaa,……HAPPY!!!! hehehe…Norak,Norak deh! hehehehe….

Montre

Setelah puas diatas, kami turun dan mulai membeli souvenir – souvenir sambil berjalan ke arah statiun untuk lanjut ke Eifel Tower. sempet bingung bacanya karena semua menggunakan bahasa Prancis, tapi cukup diakui negara-negara maju itu memang sudah siap sekali untuk para Tourist, Mereka membuat jalur dan plang-palng yang mudah dilihat dan dibaca walapun kita tidak menegrti bahasanya :). sedikit Norak foto-foto sambil tunggu kereta dan pas sampe pun juga masih cukup norak, bersih,…..

Oh ya pas turun kebawah kita via tangga instead of elevator,..nah pas di bawah teringat kembali cerita teman saya yang sudah pernah ke Paris,..katanya ada toilet umum yang cukup canggih, tapi gak kebayang sih klo ditaro disini?. Hmmm…kayaknya baru 3 bulan dan rusak semuanya hehehe,…Sorry,..Just see the fact ;))

Toilet In Paris

2.Eiffel Tower,…

Hulala, sampe juga di maskotnya City Of Love ini,..dengan bereberkal info dari para blogger disarankan untuk membli tiket masuknya via Online saja untuk menghindari antri beli tiketnya,apalagi klo sedang peak season katanya. Betul juga, tiba disana dengan keadaan Musim dingin aja yang antri cukup lumayan panjang apalagi pas summer ya?

So, kita bisa langsung masuk yang di VIP, antrian tidak telalu banyak dan kita ambil yang jalur Lift. Oh ya ada dua jenis harga tiketnya yah,..With Elevator or Stairs? beda 1-2 euro, saya pilih Elevator dan sayang saat kami kesana si puncaknya alias lantai 3 nya sedang dalam renevoasi jailah kami hanya bisa sampai tengah alias lantai 2. untuk kepuncaknya harganya berbeda lagi ya.

Be Careful in here yaa,..Pencopet berkeliaran dimana aja,..harus aware banget disini,..Lainnya,..Hulala,..I enjoyed the Crepes with Nutella in here,alias banyak yang jualan.

Eifiel Tower

3. Tugu Memorial Lady Diana

Kami memang sengaja berniat berjalan kaki saja dari Menara Eiffel ke Arc de Triomphe, menikmati jalanan di Paris. Ketika kami liat tempat bagus untuk foto-foto2 karena belakangnya yang bagus,..Tanpa sengaja kami menemukan tempat Momerial untuk Lady Diana. Yup,..tidak jauh dari jembatan tempat kami berfoto,ternyata dibawahnya ada terowonganya dan disebelahnya ada semaca tugu setlah kami baca, Tugu untuk memperingati Lady Di yang meninggal karena kecelakaan mobil di terowongan ini.

Lady Di

4. Arc de Triomphe

Sebelum berhijrah saya hanya tau maskot dari setiap negara dengan latar belakang cerita pada umumnya. Pada dasarnya saya suka membaca terutama sejarah,..ketika Hijrah saya jadi banyak baca-baca buku tentang sejarah Islam dan perkembangannya. Saya Jatuh Cinta sekali dengan Buku karya Ustadx Felix Siauw yang berjudul “Khilafah” dan Buku Karya  Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra yang berjudul “99 Cahaya di Langit Eropa“. Recommended bangets!!! untuk dibaca dan tahu tentang Sejarang Islam dan Perkembangannya.

MasyaAllah disitu mata saya lebih terbuka Lebarrrrr sekali!!,…selama ini mindset saya lebih condong ke barat tidak sedikit saya interest membaca dari timur. Selama ini tahunya hanya tempat rekreasi pada umumnya,tidak tahu ternyata banyak cerita dibalik tempat ini.

Wallahu a’lam…Jadi ketika diberi kesempatan untuk berkunjung ke Negara ini rasa senang dan terharu bercampur aduk!..setiap langkah yang kebetulan ada di cerita di buku 99 cahaya di langit Eropa tersebut saya selalu berdoa dan berkata dalam hati sendiri. .”Ya Allah,..saat ini saya baru bisa lihat Rumah-Mu dari sisi barat,Insyallah secepatnya bisa lihat,bersujud langsung di Kabah-Mu” kenapa saya bilang begini? ternaya menurut buku yang saya baca di “99 Cahaya di Langit Eropa”, ternyata jika ditarik garis lurus ke arah selatan itu menghadap langsung ke “Kabbah”.

arc de Trump

5. Louvre Museum

After having lunch,next destination adalah Museum yang katanya tempat menyimpang Lukisan yang fenomenal “Monalisa Smile”. Tapi karena waktunya sudah sore,museum tersebut sudah tutup. Jadilah kita hanya foto-foto diluar dan di dalam segita tersebut ;)).

Louvre

5. Grand Mosque of Paris

Last Destination. saya akui agak salah atur strategi disni,Harusnya lebih detail baca suatu info,karena tempat yang saya ingin kunjungi di Negara ini salah satunya Masjid ini. Masjid terbesar ke 3 di Eropa. Dan belum tentu akan datang kesini lagi seperti kita pergi k Bandung hihihi…

Dulu boro-boro tau ada Bangunan yang berbentuk Masjid indah ini di negara ini?? setelah tanya-tanya by train, finally kita tiba di Masjid ini. Sudah Malam sekitar jam 8-an. Sudah tutup, tapi karena saya penasaran saya coba masuk kedalam pintu yang saya pikir itu adalah pintu untuk masuk ke Masjid dari belakang, ternyata itu pintu untuk Islamic Centrenya alias tempat belajar bagi muslim disana. Sebelum masuk bertemu dengan seorang Pria Prancis yang bahasa ingrrisnya pun kurang lancar, allhamdulilah Allah maha baik, dia mengizinkan saya masuk kedalam tempat mereka belajar dan sedikit halaman belakang Masjid dengan syarat No Picture ok!,.. since it’s already closed.

Terharu,dengan terbata bata dia bertanya dari mana saya?aneh ketemu cowok bule dengan Fasih dia mengucap salam “Assalamualaikum sister?” Where are you come from, dan ketika saya jawab saya dari Indonesia, dengan nada senang dan spontan berbicara ” Indonesia?? wow, You are Lucky, You have freedom to be Muslim sister “.

MasyaAllah,. langsung mendung mata saya. Di negara saya yang mayoritas muslim masih aja susah diajak pake hijab (termasuk saya dulu sebelum berhijab), disini masih sulit mengekpresiakn diri bahwa anda muslim, terlebih ketika saya datang ke negara tersebut pas setalah kejadian “koran yang menggambar foto Nabi Muhammad”.

Karena tidak boleh foto didalam dan masjid ini juga sebagau museum ada waktu buka dan tutupnya, jadilah saya hanya foto-foto diluar saja. Si Neng sudah mulai jam treler jadi dia tidak mau ikutan foto-foto disini ;)). “Bun,..Ngantukk…

Masque

to be continued,….

 

 

 

 

 

 

 

 

Silahkan di share...Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Share on Google+0Email this to someonePrint this page