London,Paris,Amsterdam and Essen (Europe Trip – Part 3)

Rupanya Neng Kayla dah ngantuk bangetss,…selama perjalanan di kereta dia benar-benar tertidur,..sampai hotel langsung Zzzzzzzz. Untungnya saya tipe yang well prepare sekali,all ready packed siap untuk kereta pagi untuk ke Amsterdam.

Day 5, Jan 23,2015 – Amsterdam

Semua ticket kereta sudah kami beli online di Jakarta, and Luckily, pas mau beli tiket kereta k Ams ini ternyata sedang ada Fare Ticket, karena jam yang pagi juga kali ya,..and mayoritas orang Eropa kalo sedang winter males keluar pagi-pagi,.. Ya iyalah ya,..Dingiiiin aja kali bu hehehe…

Balik lagi ke ticket,so kita beli Bisnis Class tapi duduk di Executive class with Breakfast,..Allhamdulilah rezeki neng Kayla ^-^..,

IMG_4426

Walau dengan mata sepet,..hanya cuci muka dan sikat gigi, si Neng gak rewel malah seneng bangets pas tiba di statiun,n dan dengan mata sepet juga tidak lama kereta berjalan breakfast datang,..Hulala,..lumayan,jadi tiba di Amsterdam tidak perlu sarapan lagi bisa langsung cusss ;)). Full stomach lanjut dengan tertidur Zzzz…

Terharu atas semangat Para Ayah, yang tetap bekerja di sela – sela liburan kami,..Terima Kasih Ayah yang lalu ada waktu untuk kami di sela-sela kesibukan kalian….

Heading Amsterdam

09:42 Amsterdam time,…Allhamduililah finally we arrived in Amsterdam. Sedikit cerita tapi bukan bermaksud “Riya” ya,..ternyata kakek buyut saya asli orang Bealnda yang menikah dengan pribumi Pasuruan, kata Eyang Kung yang notabenya adalah bapak saya sendiri nama belakang mereka “Van Kheien” saya sendiri tidak tau bener tidak spellingnya begini? hehehe..

Ketika Eyang Kung tau saya mau ke negara kelahiran kakeknya, saya di minta cari yang lucunya Beliau sendiri lupa terakhir dimana tinggalnya? Lalu maksud Eyang Kung saya harus teriak-teriak begitu di Amsterdam hehehehe,…beliau pun tertawa.

Singkat cerita, setelah tiba di Stasiun, Dun know somehow this place like familiar,..feel like home, mungkin karena banyak orang indo juga disini, jadi banyak juga yang bisa berbicara indonesia disini. Oh ya, yang paling berkesan dan lucu saya baru tahu kalo bahasa kereta yang saya tahu “Sepur” itu adalah bahasa Belanda yah, dikirain bahasa Jawa ^-^

Lagi-lagi kami memilih hotel bintang 3 yang dekat dengan stasiun jadi kami hanya jalan sekitar 5 menit utnuk ke Hotel. Dan hotelnya pun cukup bagus, Resepsionisnya sangat Ramah (sayang lupa foto), sedikit bisa berbahasa Indonesia.

Rezeki neng Kayla lagi, harusnya belum bisa cek in, harusnya dapat kamar yang di gedung sebelah non-lift and kamar mandi di luar. Oh ya Speaking about sharing bath room, it is very common di negeri-negeri Eropa, but dun worry,..sungguh ketika saya liat jauh dari MCK Umum kitaaa,…sungguh sangat rapih dan bersih dan yang salute nya lagi adalah berarti budaya orang disini yang tetap bersih.

Ternyata kami diperbolehkan masuk ke kamar karena sudah cek out dan bersih, dan kami mendapat kamar yang kamar mandinya di dalam kamar kami,dan dengan lift kecil itu sama seperti di Paris ^-^. Sementara Kolega suami saya, dapat sesuai dengan bookingan kita dari Jakarta. sharing bathroom tapi kamarnya lebih besar cukup untuk 4-5orang.

Amsterdam

Cek in,Unpack,mandi,siap-siap pergi lagi. Plan nya kita mau jalan sendiri lagi seperti di negara-negara sebelumnya tidak pake Tour. Eh si Receptionist yang baik hati suggest kita pake Tour dan dapet diskon lagi karena beli di hotel mereka, Dengan pertimbangan waktu,tempat yang kita kunjungi mayoritas di luar kota dan setelah dihitung-hitung jatuhnya lebih murah dengan tour, so we decide kita via Tour aja. So, He we are ready to go to Volendam, Marken and WindMills.

Tour

First Destination Zaansee WindMill, Desa tempat pembuatan Kelom kalo bahasa kita tau wood shoes. speechless sama pemandangan desanya,..Bagussss. bawaanya pengen foto-foto disetiap sudutnya.Pertama kita kerumah pembuatan Kayu dan Kicir,lalu ke tempat sendal kayu tersebut.

Marken, Desa Nelayan yang harus digapai dengan kapal feri, karena saat ini winter jadi kami tidak sanggup menikmati pemandangan ketika menyebrang, jadi cukup menikmati di dalam saja sambil foto-foto tentunya.

Volendam

Volendam, tempat wajib foto keluarga dengan pakaian Dutch Lady nya,Cheese factory and tempatnya septu kelom kalo kata orang kita hehehe,.. Desa yang menurut saya baguss,..entahlah menurut saya Eropa sangat classy even bagian kumuhnya juga hehehe,..

Disini, Ayah and Kay kalap lihat keju, ibaratnya kalo saya kalap liat baju dan sepatu, suami dan putri saya kalap lihat keju, sampai dia berani menjadi vollunter ketika diadakan demonstrasi “how to make cheese” . Dan saya? bagian foto-foto saja yaa ^-^

Volendam 2

Tak terasa malam sudah,..sudah mulai dipanggil tour leadernya untuk kembali ke bus. Ketika kami jalan ke arah parkiran, kami melewati rumah-rumah ukuran kecil tapi feel so Hommy, Dun know why I can feel it,..apa karena mayoritas disini para Gandpa and Grandma yah,yang tinggal? :))

Volendam 3

Tour hari ini diakhiri dengan menikmati canal yang ada di kota Amsterdam,saya kurang tahu rutenya,..Just enjoying the view even it’s already late around 7pm,but the city look beautiful. Kita melewati “Rumah miring”, “Anne Frank’s home”, karena enaknya, Neng kayla ” dah lowbatt”,sampe hotel langsung Zzzzz lagi.

Canal Day 6, Jan 24,2015 – Amsterdam

Last day In Amsterdam,..hari ini kami berpisah dengan kolega suami. Mereka kembali lagi ke London untuk pulang ke Indonesia, sedangkan kami lanjut ke Essen, Germany.

Oh ya, hari ini hari kami bertemu salju!!!,… Yeeayyy bukan hanya Kayla yang senang,saya pun tak kalah gembira seperti anak kecil baru ketemu mainan baru. Yup, pertama kali ke UK pas summer jadi gak ada bedanya dengan Jakarta suhunya.

Siap-siap Packing, Sarapan yang saya cuma bisa makan telur dan roti,sedangkan Ayah n Kayla surganya mereka, dan jalan-jalan sebentar di luar menikmati yang namanya SALJU!!! Lihat Muka kami yang kesenangan ^-^

SNOWTapi,..karena Salju ini juga sedikit ada kekacauan dengan keretannya. Untuk beberapa Negara Eropa yang saya sudah kunjungi, Negara Penjajah kita ini termasuk yang transportasinya kurang canggih dibanding negara-negara tetangganya menurut saya. Mereka hanya punya Bus dan Kereta. mereka tidak ada Underground seperti di UK atau MRT gampangnya seperti di SGP. dan sistem mereka belum sanggup jika salju sudah mencapai titik ketinggian teretntu semua perjalanan menggunkan Kereta di cancel sampai pemberitahuan berikutnya.

Sang Receptionist baik pun sedikit ngedumel pas kita cek out ” Our Transportation still not good, compare in Rusia whre almost everyday is snow but their train still can work, while us?it just little snow”..Waduh dia aja yang disini ngedumel gimana kita yang tourist?

Langsung wa temen yang di german,bilang bakal delay ;(, entah sampai jam berapa?,..So kita tetep jalan ke stasiun, tanya sana, tanya sini disuruh kumpul di satu tempat untuk tujuan Dusseldrof. Tapi ajaibnya termasuk rapih dan teratur, balik lagi kebyang gak klo di kita?Hmm..

Waiting 10-20 menit, katanya kereta asli kita estimasi tiba jam 1-an,huaaa….dengan waktu yang gak banyak sayang buat saya nuggu delay ini. Tapi dikasih alternative untuk naik kereta lain dengan destination yang sama tapi harus transut dan ganti train dulu di kota -maaf saya lupa namanya.

Alhasil dengan membawa 2 buah koper ukuran sedang, dan koper kayla yang kecil kita berjalan dengan sedikit berlari ke arah peron yang diinfo, Bissmillah demi ketemu “Boneka Hidup” kita decide untuk ambil kereta alternative. Goodbye Executive facility…

Allhamdulilahnya Neng gak rewel banget malah enjoy aja duduk di atas koper sambil nyanyi n main salju yang dia liat,..Nuhun ya neng *kiss kiss.. Sesuai jadwalnya,kereta alternativenya tiba dan kami datang dan mencoba mencari tempat duduk sesuai nomor kami walau beda kereta, Allhamdulilah kosong walau jujur agak dag dig dug takut juga yang punya nomor ini dateng. Allahmdulilah lagi sampai di kota transit, tidak ada yang mengkliam kursi tersebut ;))…

Pindah jalur,untuk tungggu train selanjutnya,..hanya 2 kota lagi bertemu Bayik Bule itu!!!….

 

To Be Continued,..

 

 

 

 

 

Silahkan di share...Share on Facebook4Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Share on Google+0Email this to someonePrint this page